PERATURAN KEMAHASISWAAN

PERATURAN KEMAHASISWAAN

UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUAN

BAB I

KETENTUAN UMUM

Pasal 1

Dalam Keputusan ini yang dimaksud dengan:

1. Mahasiswa Universitas Yudharta Pasuruan adalah mereka yang berstatus terdaftar untuk menempuh pendidikan di Universitas Yudharta Pasuruan;

2. Hak adalah segala sesuatu yang seharusnya diterima oleh mahasiswa sesuai dengan peraturan yang berlaku;

3. Kewajiban adalah sesuatu yang harus dilaksanakan dan dipenuhi oleh mahasiswa sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

4. Pelanggaran Tata Tertib adalah setiap perkataan, sikap dan perilaku yang bertentangan dengan Tata Tertib ini dan ketentuan lainnya yang berlaku;

5. Sanksi adalah akibat hukum yang dikenakan kepada mahasiswa yang melanggar Tata Tertib dan ketentuan lainnya yang berlaku;

6. Pihak yang berwenang adalah pihak yang menetapkan dan menjatuhkan sanksi terhadap pelanggaran Tata Tertib dan ketentuan lainnya yang berlaku;

7. Organisasi kemahasiswaan adalah Organisasi intra kemahasiswaan UYP yang berfungsi sebagai wahana dan sarana pengembangan diri mahasiswa ke arah perluasan wawasan, peningkatan kecendekiawanan dan integritas kepribadian untuk mencapai tujuan UYP;

8. Rektor adalah pimpinan Universitas Yudharta Pasuruan;

9. Dekan adalah pimpinan fakultas di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

10. Ketua Program Studi (Kaprodi) adalah pimpinan program studi yang ada di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

11. Dewan Kehormatan Tata Tertib adalah institusi yang terdiri dari Rektor/Pembantu Rektor, Dekan/Pembantu Dekan, di Universitas Yudharta Pasuruan;

12. Dosen adalah pendidik profesional dan ilmuwan dengan tugas utama mentransformasikan, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni melalui pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada Universitas Yudharta Pasuruan;

13. Karyawan adalah tenaga administratif yang diangkat dengan surat keputusan khusus untuk menangani tugas-tugas administrasi;

14. Kebebasan Akademik (freedom of speech) adalah kebebasan yang dimiliki anggota sivitas akademika untuk melaksanakan yang terkait dengan pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi secara bertanggung jawab, mandiri dan etis sesuai dengan norma dan kaedah keilmuan;

15. Kehidupan Kampus adalah aktualisasi dari keseluruhan kegiatan keluarga besar di Universitas Yudharta Pasuruan yang saling berinteraksi dalam pelaksanaan kegiatan tridharma perguruan tinggi;

16. Kegiatan kemahasiswaan adalah proses pembelajaran baik kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstrakurikuler, yang meliputi penalaran, minat dan bakat, kesejahteraan mahasiswa dan bakti sosial bagi masyarakat, yang merupakan pelaksanaan dari tridharma perguruan tinggi;

17. Penyampaian pendapat adalah wadah atau sarana yang dapat digunakan oleh mahasiswa untuk menyampaikan pendapat terhadap sesuatu permasalahan, baik lisan maupun tulisan, yang berkaitan dengan kebijakan yang akan, sedang, dan telah diambil oleh Universitas, Fakultas, dan Program Studi yang berhubungan dengan pelaksanaan tridharma di Universitas Yudharta Pasuruanun;

18. Kampus adalah Kampus Universitas Yudharta Pasuruanun;

19. Fakultas adalah Fakultas yang ada di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruanun;

20. Rektor adalah Rektor Universitas Yudharta Pasuruan;

21. Dekan adalah Dekan Fakultas yang berada di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

22. Ketua Program Studi adalah Ketua Program Studi pada setiap Fakultas yang berada di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

23. Keluarga Besar UYP adalah seluruh sivitas akademika di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

24. Dosen adalah tenaga pengajar Universitas Yudharta Pasuruan yang diangkat dengan tugas utama melaksanakan tridarma perguruan tinggi;

25. Karyawan adalah Unsur Pelaksana Administrasi dan unsur penunjang;

26. Norma dan Etika Akademik adalah ketentuan yang berkaitan dengan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

BAB II

MAKSUD DAN TUJUAN

Pasal 2

1. Peraturan Kemahasiswaan UYP dimaksudkan untuk menjadi pedoman bagi mahasiswa dalam melaksanakan tridharma perguruan tinggi;

2. Peraturan Kemahasiswaan UYP ini bertujuan untuk:

a. Terselenggaranya dengan baik kegiatan tridharma perguruan tinggi dalam suasana yang kondusif;

b. Terwujudnya kehidupan kampus yang tertib dan dinamis dalam menunjang kemajuan mahasiswa.

BAB III

RUANG LINGKUP

Pasal 3

Peraturan Kemahasiswaan UYP ini mengatur perilaku mahasiswa dalam penyelenggaraan tridharma perguruan tinggi, Organisasi kemahasiswaan serta penyelenggaraan proses belajar mengajar, penggunaan sarana dan prasarana Universitas, dan tata cara penyampaian pendapat.

BAB IV

PENYELENGGARAAN TRIDHARMA PERGURUAN TINGGI

BAGIAN PERTAMA

Umum

Pasal 4

1. Rektor, Dekan, Kaprodi, Dosen bertanggung jawab menyelenggarakan proses belajar mengajar sesuai dengan hak dan kewajiban serta kewenangan yang ada;

2. Hak dan kewajiban serta kewenangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditentukan berdasarkan peraturan akademik setiap program pendidikan, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku;

3. Mahasiswa mempunyai tanggung jawab dan kewajiban untuk ikut secara aktif dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BAGIAN KEDUA

Hak dan Kewajiban Mahasiswa

Hak Mahasiswa

Pasal 5

Setiap mahasiswa berhak untuk:

1. Menggunakan kebebasan akademik secara bertanggung jawab untuk mengkaji ilmu pengetahuan sesuai dengan norma dan etika akademik;

2. Memperoleh pengajaran dan layanan bidang akademik dan administrative dengan sebaik-baiknya, sesuai dengan minat, bakat, kegemaran dan kemampuan;

3. Mendapat bimbingan dari dosen yang bertanggung jawab atas program studi yang diikutinya dalam penyelesaian studi;

4. Memperoleh layanan informasi tentang hasil belajarnya yang berkaitan dengan persyaratan yang berlaku;

5. Memperoleh layanan kesejahteraan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;

6. Memanfaatkan sumberdaya universitas, fakultas dan program studi, baik secara pribadi maupun melalui perwakilan atau organisasi kemahasiswaan, untuk kepentingan pembelajarannya;

7. Pindah antarperguruan tinggi atau program studi, sepanjang memenuhi persyaratan penerimaan mahasiswa pada universitas atau program studi yang hendak dimasuki, dan atau bilamana daya tampung universitas atau program studi yang bersangkutan memungkinkan;

8. Ikut serta dalam kegiatan organisasi kemahasiswaan di tingkat universitas, fakultas, dan atau program studi;

9. Memperoleh pelayanan khusus dalam hal-hal tertentu, seperti halnya bagi penyandang cacat dan sebagainya, dalam hal apabila sarana dan prasarana tersedia untuk itu.

Kewajiban Mahasiswa

Pasal 6

Setiap Mahasiswa berkewajiban untuk:

1. Belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh agar memperoleh prestasi tinggi;

2. Mematuhi semua peraturan dan ketentuan yang berlaku, baik pada tingkat universitas, fakultas maupun jurusan atau bagian;

3. Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan dalam lingkungan kampus;

4. Menghargai ilmu pengetahuan, teknologi, dan atau kesenian;

5. Ikut menjaga suasana akademik yang kondusif;

6. Terlibat aktif dalam kegiatan kemahasiswaan;

7. Mejaga nama baik, citra, dan kehormatan universitas;

8. Menjunjung tinggi adat istiadat, sopan santun serta etika yang berlaku;

9. Menjaga kampus dari kegiatan politik praktis;

10. Menaati kewajiban-kewajiban yang dibebankan sesuai dengan peraturan perundang- undangan yang berlaku.

BAB V

LARANGAN

Pasal 7

Setiap mahasiswa dilarang:

1. Menghalangi dan atau mengganggu kelancaran pelaksanaan proses belajar mengajar dan kegiatan lainnya, baik di jurusan atau bagian, fakultas maupun universitas;

2. Melakukan pemalsuan atas dokumen serta surat-surat yang berkaitan dengan kegiatan akademik untuk kepentingan pribadi atau kelompok;

3. Melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan sarana dan prasarana kampus;

4. Melakukan kegiatan perjudian dan meminum minuman keras;

5. Melakukan kegiatan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika dan psikotropika;

6. Membawa senjata tajam dan senjata api ke lingkungan kampus;

7. Memakai sandal, sandal bertali, dan kaos oblong ketika sedang dalam proses belajar mengajar;

8. Melakukan kegiatan baik secara individu maupun kelompok dalam kampus tanpa izin atau sepengetahuan pimpinan baik pada tingkat program studi, fakultas, maupun universitas;

9. Melakukan perbuatan dan sikap lainnya yang bertentangan dengan nilai-nilai agama, adat istiadat, norma dan etika yang berlaku di lingkungan kampus dan masyarakat pada umumnya;

10. Menginap di kampus, kecuali ada izin khusus dari Rektor/Pembantu Rektor atau Dekan;

11. Melaksanakan kegiatan kemahasiswaan yang mengatasnamakan Universitas di luar kampus, kecuali ada izin khusus dari Rektor/Pembantu Rektor atau Dekan;

BAB VI

PENYELENGGARAAN KEGIATAN KEMAHASISWAAN

Pasal 8

1. Setiap mahasiswa berhak untuk mengadakan dan atau mengikuti kegiatan kemahasiswaan;

2. Pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas tidak boleh mengganggu kegiatan belajar-mengajar dan kegiatan administrasi lainnya;

3. Kegiatan kemahasiswaan dapat dilaksanakan sepanjang menggunakan nama dan atau atribut universitas, fakultas dan program studi dengan seizin Rektor/Pembantu Rektor, Dekan dan Ketua Program Studi (Kaprodi) sesuai dengan ruang lingkup kegiatannya.

BAB VII

PENGGUNAAN SARANA DAN PRASARANA

Pasal 9

1. Setiap mahasiswa berhak menggunakan segala sarana dan prasarana yang ada sesuai dengan peruntukannya untuk kelancaran tridharma perguruan tinggi dan kegiatan lainnya;

2. Penggunaan sarana dan prasarana sebagaimana dimaksud pada ayat (1) berpedoman pada ketentuan yang berlaku dan dalam hal-hal tertentu harus diketahui dan seizin Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi;

3. Setiap pengguna sarana dan prasarana harus mempertanggungjawabkan kebersihan, keamanan, kerusakan dan hal lainnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BAB VIII

PENYAMPAIAN PENDAPAT

Pasal 10

1. Setiap mahasiswa berhak menyampaikan pendapat di dalam kampus, baik secara lisan maupun tertulis;

2. Penyampaian pendapat sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas tidak boleh mengganggu kegiatan tridharma perguruan tinggi dan kegiatan lainnya yang ada di tingkat universitas, fakultas, dan program studi;

3. Penyampaian pendapat di luar kampus, di samping berpedoman pada peraturan tata tertib yang berlaku di universitas, serta tunduk pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 11

1. Setiap penyampaian pendapat sebagaimana dimaksud pada Pasal 12 ayat (1) harus diberitahukan kepada Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, Direktur dan Ketua Program Studi (Kaprodi) sesuai dengan tingkatannya, selambat-lambatnya dalam tempo 2 x 24 jam sebelum penyampaian pendapat dilaksanakan;

2. Mahasiswa yang akan menyampaikan pendapat harus menyebutkan :

a. Lembaga/Institusi pelaksana;

b. Penanggung jawab pelaksana dan koordinator lapangan;

c. Kepada siapa ditujukan;

d. Tempat dan waktu penyampaian pendapat;

e. Substansi persoalan;

f. Sarana yang digunakan;

g. Perkiraan jumlah peserta.

Pasal 12

1. Pihak yang dituju dalam hal ini Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, Direktur dan Ketua Program Studi (Kaprodi) perlu segera menanggapi pihak yang menyampaikan pendapat sesuai dengan pemberitahuan yang telah disampaikan;

2. Pengambilan keputusan terhadap tuntutan yang disampaikan dalam penyampaian pendapat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) di atas dilakukan sedemikian rupa, sejauh tidak bertentangan dengan kaidah yang berlaku di Universitas.

Pasal 13

Mahasiswa yang menyampaikan pendapat harus bersikap sopan, tertib, tidak merusak sarana dan prasarana kampus, serta sarana dan prasarana umum lainnya dengan tetap menjaga nama baik universitas.

BAB IX

PENGHARGAAN

Pasal 14

Setiap mahasiswa berhak untuk mendapatkan penghargaan dari universitas, fakultas, dan program studi sesuai dengan prestasi yang diraih.

Pasal 15

Bentuk penghargaan bagi mahasiswa dapat berupa piagam, hadiah, pembebasan uang kuliah, dan prioritas untuk mendapatkan beasiswa, serta fasilitas lainnya.

BAB X

KETENTUAN SANKSI

BAGIAN PERTAMA

Umum

Pasal 16

1. Dalam hal mahasiswa dengan sengaja dan karena kelalaiannya melakukan pelanggaran terhadap ketentuan sebagaimana dimaksud pada Pasal 6, 8, 9, 10, 11, 12, dan 13 keputusan ini dapat dijatuhi sanksi;

2. Sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) di atas, dapat berupa sanksi ringan, sanksi sedang dan sanksi berat, serta bentuk sanksi lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Pasal 17

1. Sanksi ringan sebagaimana dimaksud pada Pasal 16 ayat (2), dapat berupa:

a. teguran lisan;

b. teguran tertulis.

2. Sanksi sedang sebagaimana dimaksud pada Pasal 16 ayat (2), dapat berupa:

a. Dikenakan pengurangan dua sampai enam satuan kredit semester (sks) untuk semester berikutnya;

b. Tidak diizinkan mengikuti perkuliahan sebanyak satu sampai dua mata kuliah tertentu untuk semester berjalan;

c. Tidak diizinkan mengikuti ujian akhir semester (UAS), sebanyak satu sampai dua mata kuliah tertentu untuk semester berjalan.

3. Sanksi Berat, sebagaimana dimaksud pada Pasal 16 ayat (2), dapat berupa :

a. Dicabut haknya untuk memperoleh fasilitas tertentu, seperti beasiswa;

b. Dicabut haknya dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan;

c. Dalam hal-hal tertentu penjatuhan sanksi sedang dan berat dapat dilakukan, setelah memperoleh pertimbangan dari Komisi Disiplin/Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan.

Pasal 18

Dalam hal mahasiswa terbukti melakukan tindak pidana umum, diberikan juga hukuman tambahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Universitas.

BAGIAN KEDUA

Kewenangan Penjatuhan Sanksi

Pasal 19

1. Dalam hal penjatuhan sanksi kepada mahasiswa dapat dilakukan oleh:

a. Dosen yang memberikan kuliah dan/atau praktikum pada waktu tertentu, bagi sanksi ringan;

b. Dekan dan atau Ketua Program Studi bagi sanksi sedang;

c. Rektor/Pembantu Rektor, berdasarkan rekomendasi dari Dekan bagi sanksi berat.

2. Dalam hal-hal tertentu, terhadap pelaksanaan kewenangan penjatuhan sanksi sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat diberikan setelah mendapat pertimbangan dari komisi disiplin.

BAGIAN KETIGA

Pengajuan Keberatan

Pasal 20

Mahasiswa yang dijatuhi sanksi sedang atau berat dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada Rektor/Rembantu Rektor, Dekan dan Ketua Program Studi (Kaprodi) dalam jangka waktu 7 (tujuh) hari kerja, terhitung sejak tanggal ia menerima keputusan sanksi dengan mengemukakan alasan-alasan.

BAB XI

KOMISI DISIPLIN

Pasal 21

1. Dalam pemberian penghargaan dan penjatuhan sanksi, maka Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi (Kaprodi) dapat meminta pertimbangan kepada Komisi Disiplin;

2. Komisi Disiplin yang dimaksud ayat (1) dapat berada di tingkat Universitas, Fakultas, Pascasarjana, Politeknik, dan Jurusan atau Bagian yang susunan keanggotaannya ditetapkan oleh Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi (Kaprodi);

3. Komisi Disiplin berhak meminta keterangan dan masukan dari pihak terkait, selanjutnya memberikan pertimbangan dan usul kepada Rektor/Pembantu Rektor, Dekan, dan Ketua Program Studi (Kaprodi) yang akan memberikan penghargaan atau menjatuhkan sanksi.

BAB XII

ORGANISASI KEMAHASISWAAN

BAGIAN PERTAMA

Definisi Organisasi Kemahasiswaan

Pasal 22

1. Organisasi Kemahasiswaan adalah wadah pembinaan sikap dan kepribadian serta penanaman nilai-nilai luhur dalam diri mahasiswa;

2. Organisasi Kemahasiswaan di UYP adalah wadah kokurikuler dan ekstrakurikuler yang merupakan bagian terpadu dari sarana pengembangan dan penyebarluasan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat dalam memperkaya kebudayaan nasional;

3. Organisasi Kemahasiswaan UYP terdiri dari 1 (satu) organisasi kemahasiswaan yang menaungi seluruh lembaga dan organisasi kemahasiswaan di lingkungan Universitas Yudharta Pasuruan;

4. Sifat organisasi kemahasiswaan dapat berupa organisasi keilmuan, keprofesian, olah raga, seni dan budaya, pengembangan penalaran/intelektual dan kemasyarakatan;

5. Kegiatan kokurikuler yang dimaksud pada ayat (2) pasal ini adalah kegiatan kemahasiswaan berdasarkan pada penalaran keprofesian atau keilmuan sesuai dengan program studi;

6. Kegiatan ekstrakurikuler yang dimaksud pada yat (2) pasal ini adalah kegiatan kemahasiswaan berdasarkan bakat, minat dan penalaran.

BAGIAN KEDUA

Kebebasan Berorganisasi yang Bertanggungjawab

Pasal 23

1. Mahasiswa UYP memiliki hak kebebasan untuk berorganisasi dan bergabung dengan organisasi-organisasi kemahasiswaan di UYP untuk mengambangkan bakat, minat dan penalaran;

2. Keanggotaan, kebijakan dan kegiatan organisasi kemahasiswaan UYP ditentukan oleh anggota dalam organisasi yang bersangkutan dengan cara yang tidak bertentangan dengan peraturan UYP;

3. Anggota organisasi kemahasiswaan UYP adalah mahasiswa yang terdaftar secara sah di Universitas Yudharta Pasuruan;

4. Setiap organisasi kemahasiswaan boleh memilih pembimbing organisasi;

5. Pembimbing organisasi yang dimaksud pada ayat (4) pasal ini dapat diangkat dari staf akademik (dosen) atau pegawai nonakademik di lingkungan UYP;

6. Pengurus organisasi kemahasiswaan terdiri atas mahasiswa yang terdaftar pada semester yang sedang berjalan dan tidak sedang menjalani sanksi;

BAGIAN KETIGA

Kedudukan dan Keabsahan Organisasi Kemahasiswaan

Pasal 24

1. Organisasi kemahasiswaan di tingkat universitas merupakan :

  1. Perwakilan mahasiswa untuk menampung dan menyalurkan aspirasi mahasiswa dan mengorganisasikan kegiatan kemahasiswaan;
  2. Wadah pengembangan potnsi jati diri mahasiswa sebagai insane akademis, ilmuwan dan intelektual di masa depan;
  3. Wadah pembinaan dan pengembangan generasi pemimpin bangsa yang berpotensi dalam melanjutkan kesinambungan pembangunan nasional;
  4. Wadah pembinaan keterampilan, manajemen dan kepemimpinan kemahasiswaan;
  5. Wadah pemeliharaan dan pengembangan ilmu dan teknologi, dan seni yang dilandasi oleh norma-norma agama, akademik, etika, moral dan wawasan kebangsaan.

2. Organisasi kemahasiswaan Universitas diselenggarakan berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk mahasiswa dengan berpedoman pada peraturan yang ada di universitas yudharta pasuruan;

3. Organisasi kemahasiswaan universitas dibentuk di tingkatan universitas, di tingkatan fakultas, dan di tingkatan program studi yang diatur dalam peraturan dan tata tertib organisasi mahasiswa universitas;

4. Organisasi Kemahasiswaan Universitas wajib terdaftar dan diakui oleh universitas;

5. Anggota organisasi kemahasiswaan adalah seluruh mahasiswa yang berminat dan terdaftar sebagai peserta program di universitas yudharta pasuruan.

Pasal 25

1. Organisasi kemahasiswaan UYP harus terdaftar secara resmi di kantor pembantu rector bidang kemahasiswaan dan diakui sah melalui Surat Keputusan Rektor;

2. Pendaftaran organisasi kemahasiswaan dilakukan setahun sekali sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh kantor pembantu rector bidang kemahasiswaan.

BAGIAN KEEMPAT

Hak dan Kewajiban Organisasi Kemahasiswaan

Hak

Pasal 26

Organisasi kemahasiswaan UYP yang sah akan memperoleh pelayanan dan izin menggunakan fasilitas UYP, sesuai dengan ketentuan penggunaan fasilitas UYP yang berlaku.

Kewajiban

Pasal 27

1. Organisasi kemahasiswaan UYP wajib mematuhi ketentuan dan peraturan yang berlaku di UYP;

2. Organisasi kemahasiswaan UYP wajib melaksanakan kegiatan secara bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab serta bermanfaat bagi mahasiswa, baik perorangan maupun kelompok/organisasi serta bermanfaat bagi kegiatan pendidikan UYP;

3. Organisasi kemahasiswaan UYP wajib menjaga dan menegakkan nama baik serta wibawa UYP;

4. Organisasi kemahasiswaan UYP wajib memberikan laporan secara tertulis kepada kantor pembantu rector bidang kemahasiswaan selambat-lambatnya 1 (satu) bulan setelah penyelenggaraan setiap kegaiatan.

BAGIAN KELIMA

Tatacara pendirian Organisasi Kemahasiswaan

Pasal 28

1. Pendirian organisasi kemahasiswaan UYP hanya dimungkinkan selama organisasi tersebut bertujuan mendukung pendidikan di UYP, dan merupakan wahana pengembangan diri mahasiswa yang berjiwa kebangsaan;

2. Pendirian organisasi kemahasiswaan diusulkan oleh kelompok mahasiswa UYOP yang memiliki minat dan ketertarikan di bidang yang sama, dengan mengikuti tatacara sebagai berikut:

a. Organisasi Kemahasiswaan UYP memiliki anggota sekurang-kurangnya 10 orang, yang dinyatakan dengan identitas dan tandatangan seluruh anggota;

b. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran organisasi kemahasiswaan yang disediakan oleh kantor pembantu rector bidang kemahasiswaan UYP;

c. Memiliki peraturan dan tata tertin organisasi.

3. Organisasi yang telah memenuhi dan melengkapi persyaratan, serta telah dinyatakan sah oleh Rektor/Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan bagi organisasi di tingkatan Universitas dan oleh Dekan bagi organisasi di tingkatan Fakultas dan Program Studi, mempunyai hak dan kewajiban yang sama sebagaimana yang telah disebutkan pada pasal 26 dan pasal 27.

BAGIAN KEENAM

Pembiayaan Organisasi Kemahasiswaan

Pasal 29

Pembiayaan untuk keperluan organisasi dapat diperoleh dari sumber-sumber keuangan sebagai berikut:

  1. Dana Kemahasiswaan;
  2. Bantuan yang tidak mengikat;
  3. Usaha organisasi yang dilakukan secara sah dan legal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

BAGIAN KETUJUH

Pencabutan Hak Organisasi

Pasal 30

Universitas Yudharta Pasuruan dalam hal ini adalah Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dekan Fakultas maupun Ketua Program Studi dapat mencabut hak organisasi kemahasiswaan apabila terbukti:

  1. Melakukan kegiatan yang menggannggu keamanan, ketertiban, dan kelancaran pelaksanaan proses pendidikan serta hal-hal lain yang merugikan UYP;
  2. Melanggar ketentuan dan peraturan Universitas Yudharta Pasuruan.

BAB XIII

KETENTUAN PERALIHAN

Pasal 31

1. Keputusan ini hanya dapat diubah dalam sidang Senat Universitas yang khusus diadakan untuk itu;

2. Keputusan perubahan baru dinyatakan sah apabila disetujui oleh sekurangkurangnya lebih dari setengah anggota Senat yang hadir;

3. Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Kemahasiswaan ini akan diatur kemudian dalam ketentuan tersendiri

Pasal 32

Keputusan ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di :

Pada tanggal :

Rektor Universitas Yudharta Pasuruan

ttd

Prof. Dr. M. Shochib, M.Pd.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s